Dua kata di sudut kemasan itu sering dibaca sebagai kesimpulan menyeluruh tentang sebuah produk. Padahal ia hanya menjawab satu pertanyaan yang sangat sempit — dan pertanyaan lain yang mungkin lebih Anda pedulikan dijawab oleh baris lain pada kemasan yang sama.
Yang sebenarnya dikatakan tulisan itu
"Made in Japan" adalah keterangan tempat. Ia menyatakan di negara mana produk itu dibuat, dan berhenti di situ. Ia tidak menyebut dari mana bahannya dikumpulkan, tidak menyebut siapa yang membawanya ke Indonesia, dan tidak menyatakan apa pun tentang apa yang akan Anda alami setelah memakainya.
Persoalannya, tiga keterangan berbeda itu biasanya tercetak berdekatan dalam ruang beberapa sentimeter — kadang dalam dua bahasa sekaligus. Mata pembaca menggabungkannya menjadi satu kesan tunggal, dan di situlah kekeliruan lahir. Cara termudah membongkarnya: pisahkan ketiganya, lalu tanyakan satu per satu keterangan itu sedang menjawab apa.
Tiga keterangan, tiga pertanyaan berbeda
Negara produksi
Inilah yang dijawab tulisan "Made in Japan": di negara mana produk itu diolah dan dikemas. Pada lini yang kami salurkan, baris produsennya berbunyi AFC-HD AMS Life Science Co., Ltd. — perusahaan Jepang yang berkantor di Shizuoka.
Negara asal bahan
Pertanyaan yang sama sekali berbeda: bahan-bahannya datang dari mana sebelum diolah. Satu produk bisa memuat bahan dari beberapa tempat dan tetap diproduksi di satu negara. Jawabannya ada di daftar komposisi, bukan di tulisan sampul depan.
Pihak pengimpor
Siapa yang memasukkan produk itu ke Indonesia dan mendaftarkannya. Untuk produk yang kami salurkan, nama yang tercatat di BPOM adalah PT H&E Dermatech Indonesia. Nama ini tidak ada hubungannya dengan tempat produksi — ia menerangkan jalur masuknya.
Contoh nyata dari daftar komposisi
Pada lini SOP, bahan salmonnya berasal dari perairan Hokkaido — masih di Jepang, jadi keterangan bahan dan keterangan produksi kebetulan sejalan. Tetapi di daftar komposisi yang sama tercantum pula bahan bernama Fruitflow (vegan peptide), dan bahan itu adalah ekstrak tomat, bukan bahan dari ikan. Satu produk, dua bahan yang asal-usulnya sama sekali berlainan, dan keduanya tetap diolah di satu tempat.
Itulah sebabnya "asal bahan" tidak bisa disimpulkan dari "negara produksi". Keduanya memang sering bersinggungan, tetapi itu kebetulan yang harus diperiksa, bukan aturan yang bisa diandalkan. Seluruh rangkaian yang kami salurkan sebagai AFC Jepang resmimencantumkan komposisinya terbuka justru supaya pemeriksaan semacam ini bisa Anda lakukan sendiri.
Lima cara memeriksa keterangan itu sendiri
- 1Cari baris produsen, bukan cuma frasa negaranya. Nama perusahaan beserta kotanya jauh lebih bisa ditelusuri daripada dua kata "Made in Japan" yang berdiri sendiri.
- 2Cari baris importir pada keterangan berbahasa Indonesia. Di sana tercantum nama badan hukum yang memasukkan produk itu, biasanya bersama alamatnya.
- 3Cocokkan nama importir di kemasan dengan nama pendaftar yang muncul di pangkalan data BPOM. Kalau keduanya berbeda, berhenti dan tanyakan dulu — kepada penjual mana pun.
- 4Baca huruf kedua pada kode izin edarnya. Huruf itu menandai produk diproduksi di dalam atau di luar negeri, jadi ia bercerita tentang hal yang sama dengan baris produsen.
- 5Jangan membalik arah kesimpulan. Negara produksi tidak memberi tahu asal tiap bahan, dan asal sebuah bahan tidak memberi tahu di mana produk akhirnya dibuat.
Dua di antaranya punya halaman tersendiri di situs ini, supaya tidak diulang di sini. Langkah mencocokkan nama pendaftar kami uraikan berikut tangkapan layarnya pada halamanmencocokkan nama pendaftar BPOM, sementara artihuruf kedua pada kode ML beserta kode lain yang dipakai BPOM kami terangkan terpisah.
Batas yang jujur: "Jepang" bukan janji
Keterangan negara produksi memberi tahu Anda di bawah yurisdiksi mana sebuah produk dibuat. Itu informasi yang berguna, dan patut dicantumkan dengan jujur. Tetapi ia bukan penilaian atas isi produknya, dan setiap penjual yang mengubah dua kata itu menjadi janji hasil sedang menyimpulkan jauh melampaui apa yang tertulis di kemasan.
Hal-hal yang memang bisa Anda periksa berada di tempat lain: nomor izin edar yang masih berlaku, nama pendaftar yang cocok, harga yang sesuai pricelist resmi, dan jalur pembelian yang jelas. Semuanya bisa dibuktikan tanpa perlu mempercayai kata-kata penjual — termasuk kata-kata kami.
Periksa Sendiri, Jangan Menebak
Nama produsen, importir, dan nomor izin edar tiap produk kami pajang terbuka — silakan dicocokkan dengan kemasan yang ada di tangan Anda.
Lihat Katalog dan HarganyaIngin tahu lebih jauh siapa yang berdiri di balik baris produsen itu? Kami tulisprodusen di Shizuoka sebagai profil perusahaan — termasuk apa saja yang tidak bisa disimpulkan darinya.
