Dua istilah ini mudah dikira sinonim karena sama-sama muncul pada label produk berbahan laut, dan sama-sama diawali kata "marine". Padahal satu istilah menamai jenis molekulnya, satu lagi menamai asal jaringannya — dua hal yang berbeda kategori sejak awal.
Dua istilah, dua cara penamaan
Kekeliruan paling umum adalah mengira "marine placenta" sebagai varian dari "marine collagen" — seolah keduanya sama-sama nama bahan, hanya beda merek dagang. Sumber kekeliruannya masuk akal: keduanya sering dicetak berdekatan di daftar komposisi. Tapi begitu ditelusuri cara penamaannya, keduanya ternyata menjawab pertanyaan yang berbeda.
Marine collagen
Nama kategori protein. "Collagen" menunjuk pada jenis proteinnya, dan "marine" menunjuk pada asalnya — hewan laut, biasanya ikan. Karena "collagen" adalah nama struktur molekul, istilah ini bisa dipakai untuk bahan dari sumber mana pun yang mengandung protein itu, selama sumbernya disebutkan.
Marine placenta
Bukan nama kategori protein, melainkan istilah pemasaran. Ikan tidak memiliki plasenta seperti mamalia, sehingga istilah ini dipakai secara kiasan untuk menyebut bahan bernutrisi yang berasal dari bagian reproduksi ikan — misalnya ovarium. "Placenta" di sini menunjuk pada kesan asal-usulnya, bukan pada kandungan molekulnya.
Kenapa "placenta" dipakai untuk bahan dari ikan
Penamaan ini memang terdengar aneh pada pandangan pertama, dan itu wajar dipertanyakan. Istilah "placenta" pada produk berbahan laut adalah kiasan pemasaran, bukan pernyataan biologis — ikan tidak memiliki organ itu. Yang dimaksud produsen adalah bahan bernutrisi dari bagian reproduksi ikan, dan istilah itu dipilih karena kesan yang ingin dibangun, bukan karena ketepatan istilahnya secara ilmiah. Latar lengkap soal bahan semacam ini — termasuk asal-usulnya dari ovarium salmon — sudah kami uraikan terpisah di artikelasal-usul Salmon Ovary Peptide, supaya halaman ini bisa fokus pada perbandingan istilahnya saja.
"Collagen" sebaliknya adalah istilah yang tepat secara kimiawi. Ia menamai satu jenis protein tertentu, sama seperti "peptida" menamai bentuk rangkaian asam amino yang pendek. Menambahkan kata "marine" di depannya hanya menunjukkan sumbernya — hewan laut — tanpa mengubah jenis molekulnya.
Cara membedakan keduanya saat membaca label
- 1Tanyakan apa yang sedang diterangkan istilah itu: jenis molekul, atau bagian tubuh ikan asalnya? "Collagen" menjawab pertanyaan pertama, "placenta" menjawab pertanyaan kedua.
- 2Jangan anggap keduanya berjenjang. Satu bukan versi "lebih tinggi" dari yang lain — keduanya sekadar menerangkan hal yang berbeda, seperti membandingkan nama bahan dengan nama bagian tubuh asalnya.
- 3Kalau kedua istilah muncul bersamaan dalam satu daftar komposisi, itu wajar. Artinya produk tersebut memuat lebih dari satu bahan berbeda, bukan satu bahan yang disebut dua kali.
- 4Periksa daftar komposisi lengkap di halaman produk, bukan hanya istilah yang ditonjolkan di sampul depan kemasan.
Keduanya ada di katalog kami, dan itu bukan kebetulan aneh
Dalam produk wellness AFC yang kami salurkan, dua istilah ini memang muncul pada produk yang berlainan: Marine Placenta tercantum pada komposisi Sensei Suru, sementara Fish Collagen tercantum pada komposisi Utsukushhii Gold. Keduanya bahan yang berbeda pada produk yang berbeda — bukan istilah yang bisa dipertukarkan begitu saja, meski sekilas terdengar serupa. Rincian komposisi lengkap tiap produk ada dirincian harga tiap produk masing-masing.
Kebiasaan yang paling berguna, sekali lagi, adalah membaca daftar komposisi apa adanya — bukan menyimpulkan dari kesan yang dibangun nama pemasarannya. Nama boleh terdengar mewah atau ilmiah; yang menentukan tetap apa yang benar-benar tercantum di label.
Baca Komposisinya Apa Adanya
Setiap halaman produk kami mencantumkan komposisi sesuai label, tanpa menerjemahkan nama bahannya menjadi janji.
Lihat Rangkaian ProdukIstilah lain di daftar komposisi juga terasa asing? Kami uraikan caraarti istilah pada label dibaca sebagai tata nama, bukan sebagai khasiat.
