Sebutan penjual jarang ditanyakan pembeli, padahal ia sering dipakai untuk mengesankan sesuatu. Halaman ini menerangkan apa yang sebenarnya ditandai ketiga kata itu — dan, yang lebih berguna bagi Anda, apa yang tidak ditandainya sama sekali.
Tiga sebutan, satu jaringan yang sama
Reseller, agen, dan distributor bukan tiga jenis perusahaan yang berbeda, dan bukan tiga tingkat kepercayaan. Ketiganya adalah jenjang keanggotaan di dalam satu jaringan penjualan resmi, dengan rantai pasok yang sama: produsen di Jepang, importir berbadan hukum tersendiri di Indonesia, lalu anggota jaringan yang menjual ke pembeli akhir. Kedudukan kami pada rantai itu kami tulis terpisah pada profil dan status kami.
Yang membedakan jenjangnya satu hal saja: jumlah box pada pembelian paket keanggotaan yang mengaktifkan hak bisnisnya. Angkanya bertingkat — dua box, enam box, dua belas box — dan jenjang yang aktif mengikuti angka itu, bukan mengikuti lama berjualan atau besar wilayahnya.
Reseller
Jenjang pertama, aktif pada pembelian paket dua box. Isi paketnya bebas dipilih dari produk box dalam katalog — produk bersatuan botol berada di luar skema paket.
Agen
Jenjang menengah, aktif pada paket enam box. Kata "agen" di sini adalah nama jenjang keanggotaan, bukan keterangan tentang kewenangan hukum tertentu.
Distributor
Jenjang dengan jumlah box terbanyak, aktif pada paket dua belas box. Inilah level kami sendiri sebagai mitra resmi AFC Indonesia — jenjang yang sama, bukan sebutan lain yang kebetulan senama.
Beda reseller dan distributor: titiknya di jumlah box
Jadi beda reseller dan distributor bukan beda izin, bukan beda sumber barang, dan bukan beda harga yang boleh ditawarkan kepada pembeli. Keduanya mengambil produk dari rantai resmi yang sama dan terikat pricelist resmi yang sama. Yang berbeda hanya jenjang keanggotaannya, dan jenjang itu ditentukan jumlah box saat paketnya diambil. Angka paket beserta harganya kami cantumkan apa adanya pada daftar paket keanggotaan dan harganya; halaman ini sengaja berhenti pada istilahnya.
Satu hal yang juga sengaja tidak kami bahas: imbalan apa pun yang mengikuti keanggotaan. Syarat, ketentuan, dan hak bisnis tiap jenjang adalah ketentuan perusahaan — bukan sesuatu yang pantas dijanjikan oleh satu situs penjual, dan bukan pula bahan yang perlu Anda timbang kalau yang Anda cari memang produknya.
Kenapa kata "distributor" muncul dua kali
Di situs ini kata itu dipakai pada dua tempat: sebagai level kami — mitra resmi AFC Indonesia di level Distributor — dan sebagai nama salah satu jenjang pada daftar paket. Itu bukan dua hal berbeda yang kebetulan senama; keduanya memang jenjang yang sama, dan kami menuliskannya terang-terangan supaya tidak perlu Anda tebak sendiri.
Yang perlu ditambahkan: kami anggota jaringan penjualan, bukan prinsipal dan bukan kantor perwakilan perusahaan. Produsennya berdiri di Jepang; izin edar dan impornya dipegang PT H&E Dermatech Indonesia, badan hukum tersendiri di Indonesia; dan kami berada pada mata rantai terakhir yang berhadapan dengan pembeli. Urutan lengkap jaringan resmi AFC beserta riwayat produsennya ada di beranda.
Empat hal yang tidak ditandai oleh jenjang
- 1Harga untuk pembeli akhir. Pricelist resmi seragam secara nasional, dan penjual resmi di jenjang mana pun dilarang menjual di bawahnya.
- 2Keaslian barang. Yang bisa diperiksa adalah nomor izin edar yang melekat pada produknya dan rantai tempat barang itu datang — bukan nama jenjang penjualnya.
- 3Kewenangan menerangkan produk. Tidak ada jenjang yang boleh menjelaskan produk melampaui keterangan pada label resminya.
- 4Jumlah penjual resmi di satu wilayah. Jenjang hanya menerangkan keanggotaan satu pihak, dan beberapa anggota bisa berada pada jenjang yang sama.
Apa artinya bagi Anda sebagai pembeli
Praktisnya tidak banyak, dan itu justru kabar baik. Anda tidak perlu menjadi anggota untuk membeli: satu box bisa dibeli sebagai pembeli biasa pada harga resminya, melaluialur pemesanan resmi yang sama. Jenjang penjual tidak mengubah angka yang Anda bayar, dan juga tidak mengubah produk yang Anda terima.
Dua pertanyaan lain justru lebih berguna diajukan: dari rantai mana barang itu datang, dan apakah nomor izin edar pada kemasannya cocok dengan yang terdaftar. Keduanya bisa Anda periksa sendiri, dan jawabannya tidak bergantung pada sebutan apa pun yang dipakai penjualnya.
Batas yang jujur: jenjang bukan ukuran mutu
Nama jenjang adalah keterangan administratif tentang keanggotaan. Ia bukan penilaian atas penjualnya, dan sama sekali bukan keterangan tentang produknya. Anggota pada jenjang mana pun terikat keterangan label yang sama dan menjual produk yang sama persis.
Karena itu, bila sebuah penawaran memakai nama jenjang untuk mengesankan sesuatu yang lebih dari sekadar keanggotaan, kata itu sudah berhenti menjadi keterangan — ia sedang dipakai sebagai alat bujuk. Dan pada titik itu, satu pertanyaan sederhana biasanya cukup: jenjangnya apa, dan dari rantai mana barangnya.
Tanyakan Status Penjualnya
Status kami, jenjang keanggotaan resmi, dan harga yang berlaku kami cantumkan tanpa ditutupi — silakan bandingkan dengan penawaran mana pun yang Anda terima.
Lihat Jenjang dan Harga Resminya